Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Ternak Burung Murai Batu Medan Ekor Panjang Top Indukan

Cara Ternak Burung Murai Batu Medan Ekor Panjang Top Indukan

Burung Murai Ekor Panjang


Cara Ternak Burung Murai Ekor Panjang. Burung Murai adalah salah satu jenis burung yang cukup dikenal di Indonesia memiliki banyak peminatnya. Burung ini cocok untuk dijadikan sebagai burung peliharaan. Salah satu jenis burung murai yang paling terkenal ialah burung murai batu Medan ekor panjang. Alasannya adalah karena burung murai ekor panjang ini memiliki warna yang indah dan kicauan suara yang merdu.

Saat ini memelihara burung murai sudah menjadi hobby bagi sebagian orang Indonesia. Namun jarang yang memanfaatkan hobby tersebut sebagai usaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Pada umumnya Burung murai ekor panjang sama halnya dengan jenis burung lain yaitu perlu perawatan yang khusus. Dimulai dari pemilihan bibit, pemilihan lokasi, kualitas pakan, serta vitamin yang harus kalian berikan.

Selain menjadi burung peliharaan, burung murai batu juga bisa dijadikan sebagai lahan usaha yang memiliki potensi menjanjikan. sebab burung murai memiliki segudang keunikan diantaranya suara kicauan yang merdu, serta bervariasi.

Pada kesempatan kali ini sobatedu akan menyajikan artikel mengenai bagaimana cara ternak burung murai batu medan ekor Panjang. Simak ulasannya berikut ini

Budidaya Burung Murai Ekor Panjang

Burung murai bisa juga dijadikan sebagai burung ternak, sebab burung jenis ini memiliki harga nilai ekonomis yang terbilang tinggi. Dari anakan Burung murai ekor panjang yang berumur 2-4 bulan mempunyai harga pasaran berkisar antara Rp 2.000.000 – Rp 5.000.000 tergantung dari kualitas indukannya.

Apalagi jika burung Murai ekor panjang tersebut memiliki berprestasi yang bagus dan sering menang dalam setiap perlombaan, maka bisa memiliki harga jual hingga ratusan juta rupiah. Hal ini yang menjadikan alasan mengapa beternak burung murai bisa menjadi ladang penghasilan yang menjanjikan.
Cara Ternak Burung Murai Batu Ekor Panjang Top Indukan

Bagi kalian yang berminat beternak burung murai ekor panjang, namun belum mengetahui bagaimana cara yang baik dalam memulainya. Kalian tidak perlu khawatir karena sobatedu akan memberikan beberapa cara yang bisa kalian gunakan dalam memulai beternak burung murai ini. Berikut adalah ulasannya :

1. Menentukan Lokasi Tempat Penangkaran

Hal pertama yang mesti kalian lakukan ialah menentukan lokasi lokasi penangkaran burung murai ekor panjang yang cocok. Kandang burung murai batu ini paling direkomendasikan untuk diletakan diluar rumah. Pastikan supaya lokasi tempat penangkaran atau kandang burung murai mempunyai suasana yang tenang dan tidak bising. Kalian bisa menaruh kandang di sekitar samping rumah atau di pekarangan halaman rumah yang penting tidak bising. Fungsi dari kandang sendiri yaitu untuk memudahkan peternak burung untuk memberikan pakan, minum, pembersihan kotoran burung, dan proses perkawinan burung.

Lokasi penempatan kandang ternak burung yang cocok akan sangat menentukan erat dengan keberhasilan bududaya tersebut. Hal ini karena jika salah dalam menentukan lokasi tempat penangkaran bisa menyebabkan burung murai ekor panjang tidak mau untuk bertelur. Maka pilihlah tempat yang jauh dari gangguan karena burung jenis ini mudah stress.

2. Ukuran Tempat Penangkaran

Selanjutnya adalah Selain menentukan lokasi kandang yang cocok hal yang selanjutnya perlu kalian perhatikan adalah ukuran kandang burung murai ekor panjang. Hal ini karena ukuran kandang yang tidak sesuai bisa berdampak pada kesehatan dan produktivitas burung murai. Kandang yang memiliki ukuran terlalu besar juga tidaklah bagus, sebab burung tersebut akan menjadi terlalu sering  terbang dan mengakibatkan banyak energi yang terkuras bukan untuk bereproduksi. Akan tetapi jika kandang juga terlalu kecil bisa membuat burung murai batu menjadi mudah stress dan dapat mengganggu proses reproduksinya.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi ukuran kandang burung murai yang cocok untuk digunakan :

  • Untuk ukuran kandang kecil : 60 cm x 60 cm x 60 cm (panjang x lebar x tinggi)
  • Untuk ukuran kandang sedang : 100 cm x 200 cm x 200 cm (panjang x lebar x tinggi)
  • Untuk ukuran kandang besar : 200 cm x 200 cm x 300 cm (panjang x lebar x tinggi)


3. Peralatan Pendukung Penangkaran Burung Murai Ekor Panjang

Tempat penangkaran burung murai batu juga harus dilengkapi dengan beberapa perlengkapan pendukung lainnya, diantaranya  bahan sarang, tenggeran, serta sarang burung murai. Perlengkapan kandang burung memiliki fungsi sebagai pendukung pemeliharaan burung murai ekor panjang di tempat penangkaran.

Selain itu perlengkapan kandang lain yang perlu kalian persiapkan adalah tempat minum dan pakan burung.

Untuk tempat bersarang sendiri kalian bisa menggunakan barang bekas, namun lebih direkomendasikan dengan menggunkanan bahan anyaman bambu sebab bisa memberikan rasa sejuk pada burung yang diharapkan bisa membuat nyaman untuk bertelur dan mengerami.

Lalu kalian juga harus memastikan bahan kandang yang akan digunakan gunakan. Untuk dinding kandang direkomendasikan terbuat dari strimin logam atau dari kerangka kayu.

Sementara untuk tenggeran, jenis, ukuran, serta penempatannya harus kalian diperhitungkan dengan baik. Letakkan tenggeran kandang pada posisi yang tepat supaya tidak mengganggu aktivitas murai batu. Untuk tenggeran yang akan digunakan untuk perkawinan burung murai tidak boleh sembarangan. Gunakan tenggeran dari bahan kayu dengan diameter sekitar 0.2 cm.

4. Memilih Indukan Jantan

Dalam Pemilihan indukan jantan pilihlah burung yang usianya sudah mencapai 2 tahun lebih, Pilihlah burung yang berusia 2 tahun lebih, sebab pada usia ini sel sperma burung murai sudah matang. Selain itu pilihlah jenis burung murai ekor panjang yang telah jinak dan tidak takut akan kehadiran manusia.

Direkomendasikan juga supaya membeli indukan jantan hasil dari penangkaran karena burung bisa lebih jinak sehingga bisa memudahkan dalam proses penangkaran. Tidak kalah penting juga pastikan indukan yang di pilih memiliki kondisi yang aktif dan sehat serta tidak mempunyai cacat pada tubuhnya.

5. Memilih Indukan Betina

Dalam memilih induk betina sebaiknya pilihlah burung yang berusia lebih dari 1m tahun. Sebab pada usia ini organ reproduksi burung murai ekor panjang betina sudah matang. Sama halnya dengan indukan jantan, pilihlah indukan betina yang sudah jinak dan tidak takut kehadiran manusia. Pastikan juga burung murai tersebut dalam kondisi yang sehat dan tidak mempunyai cacat fisik.

6. Cara Pemberian Pakan dan Minum Burung Murai

Supaya nutrisi burung murai ekor panjang bisa selalu terpenuhi, kalian juga memperhatikan dan memberikan jenis pakan yang baik dan berkualitas. Pemberian pakan menjadi salah satu faktor yang penting dalam proses ternak burung murai batu. Selain pakan pemberian multivitamin kepada murai batu juga diperlukan. Pakan burung murai yang paling cocok adalah dengan memberikan jenis pakan lamai. Selain itu memberikan pakan tambahan kepada burung juga dapat kalian lakuakan untuk merangsang pertumbuhan serta meningkatkan daya tahan tubuh burung murai ekor panjang. Jenis pakan tambahan pada umumnya berupa jangkrik, ulat hongkong, cacing, orong-orong dan belalang. Selain pakan pemerian multivitamin juga tidak kalah penting diperlukan.

Untuk pemberian minum rata-rata dalam satu hari burung membutuhkan air untuk diminum sebanyak 4 sampai 5 kali dari jumlah pakan. Air memang sangat dibutuhkan oleh burung murai batu sebagai proses metabolisme dalam tubuhnya. Selain itu pemberian air juga berfungsi untuk melancarkan proses pencernaan, mempertahankan keseimbangan dalam darah, Serta mengatur suhu tubuh. 

Sebaiknya air minum yang akan diberikan adalah air yang udah matang. Tujuannya supaya air tersebut lebih steril dan meminimalisir adanya parasit yang dapat mengganggu kesehatan burung.

7. Cara Melakukan Perkembangbiakan Burung Murai Ekor Panjang

Dalam melakukan proses perkembangbiakan burung murai batu, biasanya dilakukan dengan cara poligami. Tujuannya adalah untuk menghemat indukan jantan, biasanya dalam satu sangkar terdapat 1 ekor jantan dan 5-7 ekor betina. Adapun beberapa manfaat lain dalam proses perkembangbiakan dengan cara poligami diantaranya : 

  • Bisa melakukan penghematan biaya kandang.
  • Bisa dalam meningkatkan kuantitas produksi anakan burung murai.
  • Dapat mempermudah perihal perawatan serta pengontrolan.
  • Bisa menghemat indukan jantan

Adapun cara dalam perkembangbiakan secara poligami yaitu :

  • Pertama masukkan calon induk betina kedalam kandang. Betina yang dimasukkan harus berumur kurang lebih 1 tahun 
  • Setelah itu masukan lagi 2 ekor betina kemudian biarkan selama kurang lebih 2 minggu tujuannya agar burung bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru.
  • Langkah selanjutnya masukan burung murai jantan diikuti dengan kandangnya, ke dalam kandang betina. Tujuannya supaya mencegah adanya penyerangan pejantan terhadap 3 ekor betina sebelumnya. Biarkan kurang lebih 1 minggu.
  • Kemudian jika burung betina sudah birahi, Biasanya akan memberikan tanda berupa bersiul-siul dan mendekati sangkar jantan. 
  • Apabila burung jantan dan betina sudah saling berdekatan, pada saat inilah waktu yang tepat untuk melepas burung murai ekor panjang jantan dari sangkarnya.

8. Cara Merawat Anak Burung Murai Ekor Panjang 

Dalam melakukan perawatan anak burung murai yang sudah menginjak usian 7 – 14 hari. Untuk Pemberian pakan Kalian dapat memberikan pakan campuran antara voer dan kroto yang diencerkan. Waktu pemberian pakan dilakuakan setiap 1 jam sekali.

Ketika anakan burung telah berusia 15 hari, biasanya mereka sudah dapat makan kroto secara langsusng sendiri. Tetapi tetap harus selalu diawasi agar anakkan burung murai ekor panjang ini bisa tumbuh sehat.

9. Cara Memandikan Burung Murai

Agar bisa selalu menjaga kebugaran dan kesehatan burung murai juga harus sering dimandikan. Memandikan murai batu juga dipercaya bisa mempercepat proses pergantian bulu serta dapat merangsang tumbuhnya bulu-bulu yang baru.

Dibawah ini merupakan cara memandikan burung murai batu ekor panjang :

  • Pertama masukan terlebih dahulu tempat mandi ke dalam kandangnya atau bisa juga dengan cara memindahkan burung tersebut ke dalam kandang lain yang ukurannya lebih besar serta didalamnya telah disiapkan bak mandi. Bagusnya ukuran dari bak mandi ideal untuk burung murai memiliki panjang 17 cm, lebar 10 cm, dan kedalaman 6 cm.
  • Kedua untuk cara menyemprotkan air bisa menggunakan sprayer yang semprotannya dapat diatur. Semprotkan air ke bagian atas sangkar, agar air turun sedikit demi sedikit dalam membasahi tubuh burung. Hindari melakukan penyemprotan secara langsung dan mengenai tubuh burung sebab bisa mengakibatkan bulu murai batu rusak.

Untuk waktu yang paling ideal dalam memandikan burung adalah saat pagi hari sekitar pukul 07.00 – 10.00.

10. Penjemuran Burung

Selain memandikan burung kalian juga sangat disarankan agar rutin menjemur burung murai selama kurang lebih 20 menit sampai 1 jam. Waktu terbaik untuk menjemur burung murai ekor panjang adalah sekitar pukul 07.00 – 10.00 pagi, pada waktu tersebut sinar matahari belum terlalu panas dan menyengat.

Pastikan juga jika matahari bersinar cerah ketika kalian menjemurnya. Perlu diperhatikan juga permasalahan cuaca, jangan  menjemur burung murai pada suhu yang terlalu panas dan lama karena bisa mengakibatkan burung tersebut mati.

11. Menjaga Kebersihan Kandang

Terakhit kalian juga harus selalu memperhatikan mengenai kebersihan kandang. Bersihkanlah kandang secara rutin, bersihkan kotoran serta sisa makanan dalam kandang. Kotoran dan sisa makanan busuk yang menumpuk dapat mengakibatkan burung murai ekor panjang terjangkit bakteri atau virus. Selain itu bisa juga mengganggu masalah pencernaan mereka dan yang terparah dapat terkena penyakit-penyakit berbahaya lainnya. Maka jaga selalu kebersihan dari kandang burung tersebut.


Apabila kalian ingin memulai dalam beternak burung murai ekor Panjang perlu selalu perhatikan cara perawatan yang baik dan benar agar hasil yang didapat bisa memuaskan. Pelajari dan bekali terlebih dahulu pengetahuan yang cukup sebelum memulainya. Semoga artikel kami mengenai cara ternak burung murai batu medan ekor panjang top indukan bisa bermanfaat dan memberikan anda referensi.

Posting Komentar untuk "Cara Ternak Burung Murai Batu Medan Ekor Panjang Top Indukan"